Laporan hasil: Pengembangan kebun sayur keluarga

Pelatihan MicroAid

Laporan hasil: Pengembangan kebun sayur keluarga

Hasil:

Sebuah kelompok keluarga di Waility, Sikka, Nusa Tenggara Timur, Indonesia yang diketuai oleh Fransiska sangat bersemangat untuk mengelola kebun sayur mereka. Saat ini luas area kebun sayur kami telah bertambah sehingga banyak tetangga disekitar kami turut terlibat dalam mengembangkan kebun sayur tersebut, yaitu dengan meminjamkan tanah dibelakang rumah mereka untuk ditanami sayuran. Kami sangat senang.

Hal lain yang turut memberi kebahagiaan bagi kami adalah tanpa diduga, lahan kebun sayur kami saat ini menjadi semacam area bermain bagi anak-anak di sore hari, karena mereka bisa bermain sambil menyirami tanaman di kebun sayur tersebut. Setiap sore di kebun kami saat ini dipenuhi oleh anak-anak yang turut membantu ibu mereka menyirami tanaman menggunakan selang air yang baru kami beli. Suasana di desa kami menjadi penuh suka cita.

Terima kasih MicroAid, karena kami saat ini telah memiliki lahan yang lebih luas, tanaman sayur yang ditanam juga sudah lebih banyak dan karena sekarang kami menggunakan selang air untuk menyirami tanaman, maka kami punya banyak tenaga untuk mencangkul dan memperluas area kebun kami. Sementara tugas untuk menyirami tanaman dilakukan oleh anak-anak kami di sore hari.

Hasil lain yang diperoleh dalam pengembangan kebun sayur adalah hubungan kekeluargaan yang lebih  erat antara orang tua dan anak, karena kami bisa bermain, bekerja dan menemukan sukacita dalam melakukan kegiatan ini. Sekali lagi terima kasih kepada MicroAid melalui Yayasan Kasih Insani karena telah membawa perubahan kepada kelompok keluarga dengan memanfaatkan lahan kering dan tidak berguna menjadi lahan subur, hijau dan bisa menghasilkan uang bagi kami di desa Waility.

Tindak Lanjut:

Rencana berikutnya kegiatan untuk terus belajar di bidang pertanian untuk menanam sayuran yang dapat berkembang cepat sehingga mereka dapat menambah penghasilan keluarga untuk membiayai anak – anak sekolah dan juga belajar untuk bhokasi. Selain pupuk, juga belajar untuk menanam sayuran menggunakan media plastik.

Komentar Peserta:

Fransiska Thomas: Fransiska selalu berpikir positif dan sangat berterima kasih atas kegiatan yang dibiayai oleh donatur MicroAid ini. Hasil yang diperoleh melalui kegiatan kebun sayur ini juga dapat berdampak pada keluarga yang ada disekitar lingkungan mereka di mana mereka juga menanam sayuran untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari – hari. Juga untuk anak-anak mereka sehingga mereka suka makan sayur dan melakukan aktifitas bermain sambil membantu orang tuanya di kebun.

Margaretha: Margaretha sangat senang bisa menyirami kebun sayurnya menggunakan selang air sehingga tidak menguras banyak tenaga untuk mengambil air dari sumur menggunakan ember, dan mengucapkan terima kasih karena dapat meningkatkan pengetahuannya tentang jenis sayuran dan bisa menghasilkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan tidak perlu membeli pasar sayur.

Rosa Delima: Rosa sangat tenang dan mengucapkan terima kasih karena kegiatan ini membawa sesuatu yang baru dalam kehidupan keluarganya karena sebagai petani ia bisa menambah pendapatan keluarga dan juga dari hasil penjualan sayuran ini dia mampu membeli bibit baru, sehingga penghasilan keluarganya lebih baik dari sebelumnya.

Bibiana: Bibiana tidak aktif dalam kegiatan ini karena sedang hamil, tapi masih ingin mengucapkan terima kasih kepada Microaid yang telah membuka pikiran mereka, sehingga anggapan bahwa tanah kering yang tidak berguna bisa diubah menjadi tanah yang subur dan bisa menghasilkan uang.

Kartini: Sangat senang dengan kegiatan ini karena dapat mencoba beberapa jenis sayuran untuk ditanam di kebun dan tidak perlu lagi membeli sayur di pasar sehingga bisa menghemat uang belanja.

Donatur Pelatihan Ini: Toby & Amber Beresford

Lembaga Mitra: Yayasan Kasih Insani

Anda bisa berbagi dengan mengajak teman atau keluarga untuk bersama-sama membiayai pelatihan keterampilan ini. Dukungan Anda sangat berarti bagi terwujudnya Keluarga Terampil di Indonesia. Terima kasih